Real madrid bekuk schalke 3-0 tanpa balas
Real Madrid mengakhiri rangkaian pertandingan pramusim dengan catatan positif setelah menundukkan Schalke 3-0 di VELTINS-Arena, Gelsenkirchen, Jerman, Minggu (16/8) malam WIB.
Kemenangan tersebut memperpanjang tren apik Los Blancos dalam lima laga persahabatan terakhir. Tim asuhan Jose Mourinho membukukan empat kemenangan dan satu hasil imbang sebelum memasuki kompetisi resmi musim baru.
Carlos Espi menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian dalam laga tersebut. Masuk pada awal babak kedua menggantikan Kylian Mbappe, pemain muda itu hanya membutuhkan waktu 11 menit untuk mencatatkan namanya di papan skor.
Espi mencetak gol ketiga Real Madrid pada menit ke-57 setelah memaksimalkan umpan Alvaro Carreras. Gol tersebut sekaligus memastikan dominasi tim tamu semakin sulit dikejar Schalke.
Sebelum Espi masuk, Real Madrid telah menguasai pertandingan sejak babak pertama. Mourinho menurunkan sejumlah pemain utama, termasuk Mbappe, Vinicius Jr, Federico Valverde, Arda Guler, dan Thibaut Courtois.
Tekanan Madrid langsung menghasilkan gol ketika pertandingan baru berjalan enam menit. Mbappe melepaskan tembakan keras yang gagal dibendung penjaga gawang Schalke, Loris Karius.
Penyerang asal Prancis tersebut hampir menggandakan keunggulan beberapa menit kemudian. Namun, tembakannya hanya melebar tipis. Karius kembali menggagalkan peluang Mbappe pada menit ke-13.
Schalke sempat mencoba memberikan perlawanan. Adil Aouchiche mendapatkan kesempatan untuk mengancam pertahanan Madrid, tetapi sepakannya belum menemui sasaran.
Junior Adamu kemudian menguji Courtois melalui sundulan pada menit ke-15. Kiper asal Belgia tersebut masih mampu mengamankan bola.
Lima menit berselang, Madrid kembali menghukum pertahanan tuan rumah. Dean Huijsen berhasil menyambut umpan Arda Guler dengan sundulan untuk mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Madrid terus menekan setelah unggul dua gol. Kombinasi Mbappe dan Huijsen hampir melahirkan gol tambahan pada menit ke-33, tetapi Karius kembali melakukan penyelamatan.
Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Mourinho melakukan sejumlah perubahan setelah turun minum. Andriy Lunin, Antonio Rudiger, Eduardo Camavinga, dan Espi mendapat kesempatan bermain sejak awal babak kedua.
Perubahan komposisi tersebut tidak mengurangi intensitas permainan Madrid. Sebaliknya, Los Blancos kembali mencetak gol melalui Espi pada menit ke-57.
Madrid masih memperoleh sejumlah peluang untuk memperbesar skor. Jude Bellingham nyaris mencetak gol keempat pada menit ke-67, tetapi sepakannya kembali digagalkan penjaga gawang Schalke.
Schalke berusaha keluar dari tekanan hingga menit-menit akhir, tetapi tidak mampu menembus pertahanan Madrid. Skor 3-0 pun bertahan sampai wasit meniup peluit panjang.
Kemenangan di Gelsenkirchen menjadi penutup ideal bagi Real Madrid dalam rangkaian persiapan mereka. Los Blancos kini mengalihkan perhatian menuju pertandingan kompetitif dengan modal empat kemenangan dan satu hasil imbang dari lima laga persahabatan terakhir.
Komentar
Posting Komentar